surat kuasa bank

Surat Kuasa Bank: Pengertian, Tujuan, dan 2 Contohnya

20 Dec 2025
Dokumen Legalitas

Penulis: Nurin

top_detail_article

Surat Kuasa Bank- Ketika kamu harus mengurus transaksi yang berhubungan dengan perbankan, tapi kebetulan kamu tidak bisa melakukannya sendiri. Kamu tentunya membutuhkan surat kuasa untuk memberikan wewenang sementara pada pihak lain agar bisa mewakilimu mengurus transaksi di bank. Contohnya saja, untuk pengambilan uang tunai, atau melakukan berbagai transaksi lainnya.

Surat kuasa bank ini juga diperlukan ketika kamu ingin memberikan kuasa kepada pihak bank untuk melakukan tindakan atas suatu rekening tertentu. Contoh untuk mencairkan sisa uang yang ada di dalam tabungan ketika pemiliknya sudah meninggal (dilakukan oleh ahli waris).

Lalu sebenarnya apa itu surat kuasa bank dan bagaimana contohnya. Yuk simak ulasan lebih lanjutnya dari Brighton berikut ini!

Baca Juga: 2 Cara Mengembalikan Rumah KPR ke Bank

Pengertian Surat Kuasa Bank

anda harus menandatangani di sini! - surat bank potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Secara umum surat kuasa dapat diartikan sebagai surat yang digunakan untuk memberikan wewenang atau kuasa kepada seseorang untuk mewakili pihak pemberi kuasa untuk melakukan tindakan atau aktivitas legal lainnya secara tertulis. Dalam pengurusan beberapa berkas administrasi termasuk yang berhubungan dengan perbankan, tentunya memerlukan surat kuasa ini agar pihak yang diberikan wewenang bisa menjalankan tugas yang diberikan.

Berdasarkan pengertian di atas, kita juga dapat menyimpulkan bahwa surat kuasa bank adalah surat yang memberikan izin tertulis kepada pihak lain untuk mewakili seseorang dalam mengurus aktivitas perbankannya.

Mengingat pihak penerima kuasa memiliki wewenang khusus untuk bertindak atas nama pemberi kuasa. Maka pastikan kamu memberikan surat kuasa ini pada orang yang benar-benar bisa dipercaya dan bertanggung jawab ya.

Baca Juga: Surat Perjanjian Gadai Tanah: Pengertian dan Contohnya

Tujuan Pembuatan Surat Kuasa Bank

konsep penasihat diskusi pebisnis - surat bank potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Fungsi adanya surat kuasa ini tentunya adalah memberi wewenang pada pihak lain untuk mengurus transaksi perbankan. Dengan begitu ketika kamu berhalangan hadir ada orang lain yang bisa mewakili tindakan atau aktivitas perbankanmu. Adanya surat kuasa ini juga sebagai bukti untuk meyakinkan pihak bank dengan begitu pihak bank bisa menindak lanjuti transaksi yang akan dilakukan.

Dengan surat kuasa ini kamu bisa  memberikan kuasa pada pihak lain untuk: melakukan pencairan uang atau tarik tunai di bank, membuat rekening bank atas namamu, melakukan transfer antar rekening dalam jumlah besar, mengurus ATM atau kartu tabungan yang hilang, dan sejenisnya.

Baca Juga: Contoh Surat Kepemilikan Tanah: Jenis, Syarat, dan Tahap

middle_detail_article

Contoh Surat Kuasa Bank untuk Mengambil Uang

Surat Kuasa Bank

 

 

Saya, yang bertanda tangan di bawah ini atas:

Nama Lengkap:

Tempat dan Tanggal Lahir:

Alamat Lengkap: 

Nomor KTP :

Nomor Telepon :

Yang kemudian disebut sebagai Pihak Pemberi Kuasa, dan,

Nama Lengkap:

Tempat dan Tanggal Lahir:

Alamat Lengkap: 

Nomor KTP :

Nomor Telepon :

Hubungan dengan Pihak Pemberi Kuasa:

Yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Penerima Kuasa.

Melalui Surat Kuasa Bank ini, Pihak Pemberi Kuasa memberi wewenang pada Pihak Penerima Kuasa untuk mengambil uang secara tunai di:

Nama Bank:

Alamat Bank:

Atas,

Nomor Rekening:

Nama Pemilik Rekening:

Nominal: Rp …………………………………………………(…………………………….terbilang)

Demikian Surat Kuasa Bank ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

 

 

______,______________

Pihak Pemberi Kuasa                                                                         Pihak Penerima Kuasa

 

 

 

 

 

(……………………………)   (……………………………..)

                                                     

Nah, itulah contoh surat kuasa pada orang lain untuk mengambil sejumlah uang di Bank, mewakili pemilik rekening. Untuk pengambilan uang jenis ini (utamanya yang bernominal besar), kamu juga harus membawa bukti pendukung lainnya. Mulai dari Buku Rekening Tabungan Asli, KTP Pihak Penerima dan Pemberi Kuasa beserta fotokopinya, dan sejenisnya.

Untuk pengambilan dalam jumlah besar yang dikuasakan, akan lebih baik jika pihak pemilik rekening memberitahu pihak bank terlebih dahulu.

Baca Juga: Contoh Surat Gugatan Sengketa Tanah dan Pengertiannya

Contoh Surat Kuasa 2 Resmi Bank

Surat Kuasa Bank

 

(Kop Surat Perusahaan Pemberi Kuasa)

SURAT KUASA

 

 

Yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama: …………………………………………. (Nama Pemberi Kuasa)

Alamat: …………………………………………. (Alamat Pemberi Kuasa)

No. Identitas: …………………………………………. (No. Identitas Pemberi Kuasa)

Jenis Identitas: (Pilih salah satu: KTP/SIM/KITAS/KITAP)

No tlp/alamat e-mai : (No Tlp/ Alamat e-Mail Pemberi Kuasa)

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pemberi Kuasa atau Pihak Pertama.

Yang dalam hal ini bertindak dalam kapasitasnya selaku …………………………  (Jabatan) ………………………… (Nama Perusahaan) berdasarkan ………………………………………………. (tujuan pemberian kuasa) dan oleh sebab itu bisa menjalankan kuasa secara sah atas:

Nama: …………………………………………. (Nama Penerima Kuasa)

Alamat: …………………………………………. (Alamat Penerima Kuasa)

No. Identitas: …………………………………………. (No. Identitas Penerima Kuasa)

Jenis Identitas: (Pilih salah satu: KTP/SIM/KITAS/KITAP)

No tlp/alamat e-mail: …………………………………………. (No Tlp/ Alamat e-Mail Penerima Kuasa)

Yang selanjutnya menjadi Pihak Penerima Kuasa atau Pihak Kedua selaku ……………………(jabatan) …………….. (nama perusahaan).

Dengan surat kuasa ini, Penerima Kuasa dapat melakukan perbuatan berikut ini kepada rekening dengan nomor …………………………………………. Atas nama …………………………………………. (diisi nama pemilik rekening):

  • Melakukan pendaftaran Internet Banking dan Mobile Banking atas nama rekening tersebut.

  • Memperoleh informasi (inquiry and reporting) atas akun rekening tersebut.

  • Melakukan transaksi melalui Internet Banking atau Mobile Banking terhadap rekening tersebut.

Berdasarkan keperluan di atas Penerima Kuasa memiliki wewenang untuk menghadap pejabat bank ……………………….(nama bank), memberikan keterangan kepada pihak bank ……………………….,  dan menerima keterangan dari pihak bank, memberikan instruksi kepada pegawai bank, menandatangani segala dokumen dan melakukan tindakan-tindakan lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan Surat Kuasa ini, tanpa ada yang dikecualikan.

Melalui surat ini, Pemberi Kuasa menyatakan akan bertanggung jawab sepenuhnya atas segala dampak dan akibat pemberian surat kuasa dan membebaskan Pihak Bank dari segala jenis gugatan, tuntutan, tanggung jawab, dan tindakan hukum lainnya dalam bentuk apapun dan dari pihak manapun. Termasuk oleh Pemberi Kuasa sendiri.

Surat Kuasa ini berlaku sejak ditandatangani oleh kedua kedua belah pihak dan berlaku selama ………………………. (bulan) terhitung sejak tanggal _____,____,_____ sampai tanggal ___,____,______ selama Pihak Pemberi Kuasa berada di Luar Negeri untuk kepentingan bisnis dan tidak dapat mengurus keperluan sesuai dengan poin-pon di atas sendiri.

Demikian surat kuasa sementara ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa paksaan dari pihak manapun agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

(Kota),(Tanggal)

 

Pemberi Kuasa,

 

 

(Materai Rp 10.000)

(Nama Jelas Pemberi Kuasa) (Jabatan Pemberi Kuasa)

 

 

Penerima Kuasa,

 

 

 

(Nama Jelas Penerima Kuasa) (Jabatan Penerima Kuasa)

 

Nah, itulah beberapa pembahasan seputar surat kuasa bank. Intinya, surat kuasa ini diperlukan guna memberikan kewenangan sementara pada pihak lainnya untuk mewakili seseorang (pemilik rekening/akun perbankan) dalam mengurus hal-hal yang terkait dengan kepentingan perbankan.

Pastikan kamu hanya memberikan surat kuasa ini pada orang yang kamu percayai ya mengingat fungsinya yang sangat vital!

Butuh rekomendasi properti di berbagai wilayah yang ada di Indonesia? Yang lokasinya strategis dan harganya terjangkau? Yuk, cari rekomendasinya di Brighton! Kunjungi juga artikel lainnya seputar properti di Brighton News ya!

bottom_detail_article